KEINDAHAN BUNYI SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT DAYAK MAANYAN DALAM SASTRA LISAN TUMET LEUT

Main Article Content

Misnawati Misnawati
Devi Maysani
Paul Diman
Indra Perdana

Abstract

Di bangsa Indonesia masih banyak yang peduli dan mencintai budaya kita yang Adi Luhung, karena lewat budaya jati diri bangsa akan terjaga dengan baik. Di era global semuanya serba berubah tapi ada satu hal yang tidak boleh berubah adalah jati diri sebagai bangsa Indonesia yang terurai pada Panca Sila Dasar Negara. Nilai-nilai Pancasila tidak harus disampaikan secara doktriner dalam bentuk ceramah. Nilai-nilai Pancasila juga bisa disampaikan lewat bahasa budaya dalam bentuk sastra seperti yang disampaikan oleh penulis buku ini. Justru penyampaian nilai-nilai Pancasila dalam bingkai budaya dengan bahasa sastra akan lebih mengena dan lebih bisa diterima oleh masyarakat secara luas dan memberikan nuansa baru
dalam dinamika global yang dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri.

Article Details

How to Cite
Misnawati, M., Devi Maysani, Paul Diman, & Indra Perdana. (2022). KEINDAHAN BUNYI SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT DAYAK MAANYAN DALAM SASTRA LISAN TUMET LEUT. BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS, 1(1). Retrieved from https://badanpenerbit.stiepari.org/index.php/stieparipress/article/view/122
Issue
Section
Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)